Jumat, 19 November 2010

PENGARUH BENTUK MUKA BUMI TERHADAP KEHIDUPAN

A. KEHIDUPAN DI DATARAN RENDAH

Penduduk di daerah pantai pada umumnya bekerja di laut sebagai nelayan, berdagang,
dan sebagai petani g aram karena letak wilayahnya dekat dengan laut dan pelabuhan. Di
samping itu, banyak yang bekerja di sektor pertanian sebagai petani sawah dan tegalan.
Di daerah pantai yang landai dijumpai adanya tambak udang dan bandeng.

B. KEHIDUPAN DI DATARAN TINGGI ATAU PLATO

Penduduk yang hidup di daerah yang berbentuk horizontal bekerja di sektor pertanian
sebagai petani sawah atau ladang, di tegalan, perkebunan, dan kehutanan, sedangkan
daerah stepa banyak diusahakan untuk sektor peternakan.

C. KEHIDUPAN DI DAERAH PEGUNUNGAN

Penduduk di daerah pegunungan umumnya bekerja di sektor perkebunan. Namun di
daerah ini tidak semua tanaman dapat hidup. Makin tinggi suatu tempat, makin rendah
suhu di daerah tersebut sehingga jenis usahan perkebunan yang ada berupa pertanian
hortikultura, perkebunan teh, kina dan sebagainya.



PERSEBARAN BENTUK MUKA BUMI DAN POTENSINYA SEBAGAI
PENUNJANG KEHIDUPAN

Bentuk muka bumi dapat memberikan potensi sebagai penunjang kehidupan. Suatu daerah
yang bercirikan homogenitas tertentu, berkenaan dengan iklim dan kondisi alam lainnya.

Bentuk muka bumi yang berbeda dapat menimbulkan corak kehidupan pendudukan yang
berbeda pula. Namun, di daerah dengan relief yang sama pun dapat terjadi corak kehidupan
penduduk yang berbeda, misalnya karena keadaan i klim yang berbeda.

a. Daerah dataran rendah dikembangkan untuk usaha:
· pertanian, khususnya jenis tanaman budidaya berupa padi, tembakau, karet, kelapa,
dan tebu.
· industri, hal ini jika faktor pendukung, baik bahan baku, transportasi, maupun
pemasaran memungkinkan.
· perikanan dan peternakan.

b. Daerah pegunungan rendah, dikembangkan untuk usaha

· perkebunan teh, sayur-sayuran, buah-buahan
· peternakan yang cocok dilakukan di daerah plato.

c. Daerah pegunungan tinggi dikembangkan untuk tanaman pinus.
d. Daerah zona dingin tidak terdapat tanaman budidaya.
Persilangan antara jagung lokal dan jagung hibrida mengakibatkan lebih banyak produksi
jagung dengan penambahan unsur Pupuk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar